Apa Itu Jerawat? – Bagaimana Jerawat Bisa Terjadi Serta Jenis-Jenisnya

Hampir setiap orang pernah/sedang terserang jerawat. Apabila anda perhatikan di tempat sekitar anda, entah itu di sekolah atau di kantor, anda akan mendapati banyak orang yang mempunyai jerawat.

Apabila anda salah satu dari jutaan orang yang berjerawat, maka anda perlu mengetahui terlebih dahulu tentang apa itu jerawat, agar anda paham betul dengan apa yang sedang anda hadapi.

Anatomi Tubuh
Hampir seluruh tubuh kita tertutupi oleh bulu/rambut, kecuali beberapa area saja. Sebagian besar dari rambut yang menutupi tubuh kita tersebut sangatlah halus, sehingga kita tidak menyadari akan keberadaannya.

Folikel RambutRambut terbuat dari campuran kimiawi yang disebut dengan Keratin yang dibentuk oleh Folikel Rambut pada bagian dalam kulit. Disekitar Folikel Rambut terdapat Kelenjar Sebasea/Kelenjar Minyak yang memproduksi zat berminyak bernama Sebum. Sebum ini merembas ke permukaan kulit melalui kanal yang disebut Folikel. Gabungan antara Folikel Rambut beserta Kelenjar Sebasea yang ada disekitarnya dinamakan Unit Pilosebasea
Unit Pilosebasea banyak terdapat pada area wajah, dada dan punggung atas. Tempat-tempat tersebut adalah termasuk area yang paling banyak terserang jerawat.

Hubungan Antara Jerawat dengan Kelenjar Sebasea
Pori-pori kulit kita tersambung dengan Kelenjar Sebasea yang terletak di bagian bawah kulit. Sebum yang diproduksi oleh Kelenjar Sebasea berfungsi untuk melumasi kulit dan mengangkut sel kulit mati menuju permukaan kulit melalui Folikel.

Jerawat adalah jenis gangguan pada kulit yang disebabkan karena tersumbatnya saluran Folikel Rambut. Jerawat muncul tatkala Sebum tidak dapat keluar melalui saluran Folikel yang tersumbat tersebut (baca Penyebab Jerawat untuk mengetahui lebih detil mengenai ini).

Jenis-jenis Jerawat
Berikut ini adalah jenis-jenis umum dari jerawat yang sering kita temui sehari-hari.
Jerawat Tipe Ringan
Komedo – adalah pembesaran pada area Folikel Rambut yang tersumbat, yang mana sumbatan ini berisi minyak dari kelenjar Sebasea dan bakteri. Komedo yang berada di bawah permukaan kulit dinamakan dengan Komedo Whitehead. Komedo Whitehead ini berbentuk tonjolan kecil kecil pada permukaan kulit dengan warna keputih-putihan. Komedo yang telah mencapai permukaan kulit dan terbuka dinamakan dengan Komedo Blackhead, karena warnanya yang hitam.

Jerawat Tipe Sedang
Papula dan Pustula – Papula dan Pustula adalah jerawat yang telah mulai meradang, yang mana jerawat ini berwarna merah/pink dan terkadang terasa cukup sakit.

Jerawat Tipe Berat
Nodul dan Cyst/Jerawat Batu – Jerawat batu berukuran lebih besar dari jerawat tipe sedang dan lebih bernanah pada bagian dalamnya. Jerawat batu memiliki diameter sekitar 5mm bahkan lebih. Jerawat tipe ini dapat menyisakan noda yang cukup dalam pada permukaan kulit.

Sumber:
US National Library of Medicine – http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/tutorials/acne/htm/index.htm
Lecture Notes on Dermatology, Robin Graham-Brown, Tony Burns, eighth Edition

Bagian Selanjutnya
Penyebab Jerawat

Cara Mencegah Jerawat

Prinsip Pengobatan Jerawat

Noda Bekas Jerawat Serta Cara Menghilangkannya